Marasela

0
170

Grace Rijoly

Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal

Begitupun di hatiku

Kusiapkan kamar-kamar

Ruang-ruang untuk kesederhanaan di kaki gunung-gunung tinggi

Ada yang luas untuk sekolah dan lapangan

Dari jendela lembabnya kulihat warna-warni

Sore-sore bola terantuk, kaki beradu, tawa menggema

Bukankah anak-anak yang empunya kerajaan?

Di ruangan lain ada satu sudut tempat ibu berbaring

Menghadap selatan

Menghadap yang terkasih

Jangan ganggu tidur ibu

Ia sedang lelah

Betapa tidak

Ia harus tetap kokoh

agar sungai-sungai tidak kering

Pohon-pohon tetap berbuah

Anak-anak bisa tertawa

Karena ibu selalu mencukupkan

Di ruangan yang lain kusiapkan untuk mereka gagah

Lelah adalah kata yang tak dikenal

Di sana bambu-bambu terasah tajam, siap memangsa

Jerat dan panah

Juga ceruk bagi kepala terebah

Sebab  anak-anak yang lelah bermain selalu menanti isi tudung rotan di meja

Pada hasil buruan bapak

Pada hasil kebun ibu

Pada ibu

Seram, Januari 2017

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.