Konservasi Sastra Lisan Maku Maku Usi Rosa

0
485

Konservasi Sastra Lisan Maku Maku Usi Rosa Etnik Nuaulu di Dusun Rouhua, Desa Sepa, Maluku Tengah, pada 5—7 Agustus 2021.

Konservasi sastra lisan ini bertujuan untuk pelindungan bahasa dan sastra daerah. Dalam kegiatan ini Kantor Bahasa Provinsi Maluku melakukan pendokumentasian rangkaian prosesi adat Maku Maku Usi Rosa.

Maku Maku Usi Rosa adalah ritual prosesi adat yang dilakukan oleh Etnik Nuaulu dengan tujuan untuk penghapusan dosa. Prosesi adat itu berisi rangkaian acara adat, yaitu Pasawari Sone Kahuae Rereta (perjalanan mengelilingi lapangan adat) dan Usi Rosa (penebusan dosa). Tarian Cakalele dan Maku Maku juga menyertai prosesi adat tersebut. Prosesi adat dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun sekali dan berlangsung selama 15 hari itu diikuti oleh 100 pemuda dan pemudi Etnik Nuaulu yang bermukim di Dusun Rouhua, Desa Sepa, Maluku Tengah.

Tantangan yang dihadapi selama kegiatan ini adalah perjalanan lokasi konservasi yang berada di pedalaman Pulau Seram. Perjalanan ditempuh melalui jalur laut dan darat yang membuat tim konservasi sedikit kesulitan. Selain itu, karena nuansa mistis yang sangat kental selama prosesi adat, ada beberapa momen yang tidak tertangkap oleh kamera. Meskipun diliput, akan tetapi tidak muncul video maupun audio pada saat momen tersebut direkam. Di sisi lain, tim konservasi menemukan kesulitan untuk mendokumentasikan bahasa dan sastra yang ada selama prosesi ke dalam bentuk tulisan karena tidak adanya naskah atau tulisan terdahulu mengenai prosesi tersebut.

Hal ini disebabkan oleh proses tersebut menggunakan apa yang mereka sebut ‘bahasa tanah’ dan tidak ada dari mereka yang mampu menuangkannya ke dalam tulisan karena pada saat mereka menuturkan ‘bahasa tanah’ tersebut mereka seperti setengah kesurupan. Akhirnya tim konservasi dari Kantor Bahasa Provinsi Maluku berhasil mendokumentasikan beberapa momen baik dalam bentuk foto maupun video kegiatan prosesi adat Maku Maku Usi Rosa.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.