Festival Tunas Bahasa Ibu Kabupaten Buru

Kantor Bahasa Provinsi Maluku menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di Kabupaten Buru. Tahapan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Maluku yang sudah masuk pada tahap FTBI ini diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Namlea. Kabupaten Buru adalah kabupaten keempat yang melaksanakan FTBI di tingkat kabupaten dari lima kabupaten yang menyelenggarakan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Maluku, yakni Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Seram Bagian Timur.

FTBI ini dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Oktober 2023. Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Kity Karenisa, S.S., M.A. dalam sambutannya saat pembukaan pelaksanaan FTBI mengatakan, “Kegiatan ini (FTBI) kami lakukan dengan prinsip berfokus, berkelanjutan atau lestari, dan bermintra, artinya, setiap kabupaten yang menjadi wilayah sasaran revitalisasi bahasa daerah akan terus bermitra dalam menggalakan pelindungan dan pelestarian bahasa daerah dengan revitalisasi bahasa daerah ini sampai daerah itu menemukan sendiri formula terbaik untuk menjaga bahasanya dari kepunahan.” Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan arena untuk menunjukkan hasil pengimbasan dan penguatan terbaik yang telah dilakukan para guru kepada siswa. Tujuan FTBI bukan untuk menang dalam bersaing dengan sekolah lain. Tujuan FTBI adalah untuk menunjukkan bahwa bahasa daerah kita dapat kita lestarikan karena dipakai untuk tujuan-tujuan kreatif. Pada akhir sambutannya, kepala KBPM mengucapkan terima kasih atas komitmen pemerintah daerah yang akan mengawal, mengawasi, dan bertanggung jawab atas kesuksesan pelaksanaan program RBD Bahasa Buru di Kabupaten Buru. 

Penjabat Bupati Buru, Dr. Djalaludin Salampessy, M.Si.,S.H.,M.Si. dalam sambutannya saat pembukaan pelaksanaan FTBI mengatakan, “Kita tumbuh dalam situasi yang modern tetapi karakter dasar kearifan lokal kita tetap menjadi penguat untuk support keberhasilan kita di masa yang akan datang.” Beliau sangat mengapresiasi kegiatan FTBI yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung usaha serta kerja keras dalam melestarikan bahasa daerah di negeri Bupolo. Dr. Djalaludin Salampessy, M.Si.,S.H.,M.Si. membuka pelaksanaan FTBI secara resmi yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru menyiapkan dua tempat pelaksanaan lomba. Terdapat tujuh mata lomba yang dipertandingkan saat pelaksanaan FTBI, yakni Menulis dan Membaca Puisi, Mendongeng, Menyanyi, Lawakan Tunggal/Stand Up Comedy, Menulis Cerpen, Menulis Surat, dan Berpidato. Seluruh pelaksanaan pertandingan tujuh mata lomba ini menggunakan bahasa Buru. Ada 18 sekolah yang mengikuti pelaksanaan FTBI ini dengan total siswa yang terdiri atas SD dan SMP sebanyak 102 orang. 

Kantor Bahasa Provinsi Maluku memberikan uang pembinaan kepada pemenang setiap mata lombanya dengan ketentuan sebagai berikut, yakni pemenang pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp500.000,00, pemenang kedua mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp400.000,00, dan pemenang ketiga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp300.000,00. Seluruh sekolah yang mengikuti pelaksanaan FTBI ini yang berjumlah 18 sekolah mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp500.000,00 setiap sekolahnya.

Pelaksanaan FTBI ini mendapat apresiasi yang begitu besar dari pemerintah daerah dan masyarakat. Hal itu bisa dibuktikan dengan begitu antusiasnya dukungan yang diberikan pemerintah daerah Kabupaten Buru dalam menyiapkan tempat lomba dan segala hal yang berkaitan untuk pelaksanaan FTBI itu. Selain itu, antusias dan ramainya masyarakat yang menyaksikan penampilan seluruh siswa dengan tujuh mata lomba itu juga merupakan bentuk dukungan dari masyarakat Kabupaten Buru. Pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah Kabupaten Buru. 

Adapun nama-nama siswa dan nama-nama sekolah yang menjadi pemenang dari setiap mata lombanya, baik jenjang SD maupun SMP adalah sebagai berikut.

Pidato (SD)

Nada WaemesseSDN 16 Fena LeiselaPemenang I
Marfin WaemesseSDN 4 Fena LeiselaPemenang II
Iksal NacikitSDN 5 Fena LeiselaPemenang III
Pidato (SMP)

DjoldokhenSMPN 28 BuruPemenang I
Wendit TomhisaSMPN 18 BuruPemenang II
Darkin WaemesseSMPN 37 BuruPemenang III
Menulis dan Membaca Puisi (SD)

Dimas WaemesseSDN 16 Fena LeiselaPemenang I
Noni NacikitSDN 11 Fena LeiselaPemenang II
Nilam Sari NacikitSDN 4 Fena LeiselaPemenang III
Menulis dan Membaca Puisi (SMP)

Falina TomhisaSMPN 18 BuruPemenang I
Au NacikitSMPN 44 BuruPemenang II
Veliyan WaemesseSMPN 37 BuruPemenang III
Menyanyi (SD)

Febrian LeslessySDN 14 Fena LeiselaPemenang I
Esther TomhisaSDN 12 Fena LeiselaPemenang II
Neni LeslessySDN 19 Fena LeiselaPemenang III
Menyanyi (SMP)

Rani WaemesseSMPN 44 BuruPemenang I
Sindi TomhisaSMPN 28 BuruPemenang II
Manis WaemesseSMPN 37 BuruPemenang III
Menulis Surat (SD)

Kasi WaemesseSDN 16 Fena LeiselaPemenang I
Nabila WaemesseSDN 4 Fena LeiselaPemenang II
Yuliana LeslessySDN 14 Fena LeiselaPemenang III
Menulis Surat (SMP)

Wiwin TomhisaSMPN 18 BuruPemenang I
Will WaemesseSMPN 44 BuruPemenang II
Freli WaemesseSMPN 37 BuruPemenang III
Menulis Cerpen (SD)

Iklan WaemesseSDN 4 Fena LeiselaPemenang I
Erna LehalimaSDN 19 Fena LeiselaPemenang II
Bryan WaemesseSDN 13 Fena LeiselaPemenang III
Menulis Cerpen (SMP)

Rini HukunalaSMPN 28 BuruPemenang I
Rudi TomhisaSMPN 37 BuruPemenang II
Lidya TomhisaSMPN 18 BuruPemenang III
Mendongeng (SD)

Tengan TasidjawaSDN 4 Fena LeiselaPemenang I
Alfin WaemesseSDN 12 Fena LeiselaPemenang II
Fitri LehalimaSDN 19 Fena LeiselaPemenang III
Mendongeng (SMP)

Vindro WaemesseSMPN 37 BuruPemenang I
Anong LeslessySMPN 44 BuruPemenang II
Ajeng TomhisaSMPN 18 BuruPemenang III
Lawakan Tunggal (SD)

Fatir WaemesseSDN 16 Fena LeiselaPemenang I
Sulkifly LeslessySDN 12 Fena LeiselaPemenang II
Yohanis LeslessySDN 20 Fena LeiselaPemenang III
Lawakan Tunggal (SMP)

Dawin WaemesseSMPN 44 BuruPemenang I
Naldo TomhisaSMPN 18 BuruPemenang II
Aryun WaemesseSMPN 37 BuruPemenang III

Selamat buat seluruh pemenang. Tahapan selanjutnya adalah tahap pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat provinsi. Seluruh pemenang pertama, baik jenjang SD maupun jenjang SMP dari setiap mata lomba, mewakili daerahnya masing-masing untuk mengikuti FTBI tingkat provinsi tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 5 =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll to Top