Rumah Sastra Arafura

Profil Komunitas

Rumah Sastra Arafura (RSA) merupakan komunitas literasi, seni & sastra yang berkedudukan di Jl. Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Komunitas RSA didirikan pada tanggal 4 Januari 2020 di kota Dobo, dengan maksud dan tujuan untuk menjadi rumah bersama atau wadah pengembangan literasi, kesusastraan dan kesenian sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kemanusiaan dan kebudayaan. Selain itu, RSA juga memberikan ruang untuk pengembangan minat bakat dengan cara mengadakan kelas kreatif berupa, kelas sastra, kelas tari, kelas mural, kelas mulok, kelas musik setiap rabu, jumat dan sabtu dengan harapan dapat mewujudkan Kabupaten Kepulauan Aru sebagai kota ramah sastra dan seni agar dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Struktur Pengurus Rumah Sastra Arafura:

Ketua: Silvester Heatubun 
Sekretaris: Muhammad Isya Gasko
Bendahara: Delfin Monica Materay 
Bendahara II: Marcio Baulengi
Pembina 1: Mika Ganobal
Pembina 2: Lestary Miru 
Pembina 3: Hery Gardjalay 
Pendidikan dan Seni: Jesen Adriandsz
Perlengkapan: Jiro Karatem 
Desain & Dokumentasi: Hendrik Tetty
Bidang Music: Ming Heatubun 
Bidang Sastra: Nova Herwawan 
Bidang Tari: Fabio Baulengi 
Bidang Mural: Aristo Bothmir 
Bidang Mulok: Rasid Goin 

Kegiatan Komunitas

FESTIVAL NAMA (Namara Maijuring) adalah festival kecil yang diadakan di Desa Namara, Aru tengah, Kecamatan Benjina,Kabupaten Kepulauan Aru. Festival ini berfokus pada kebudayaan & sejarah yang mulai dilupakan oleh generasi muda di 2 Desa yakni, Namara dan Maijuring. Selain itu pada festival ini juga terdapat berbagai macam kelas seperti: Kelas Puisi, Kelas Cerpen, Kelas Kebudayaan, Kelas Mural, Kelas Digital, Kelas Film Pendek, Kelas Teater, Kelas Mulok dan Kelas Public Speaking yang diikuti oleh anak-anak SMP & SMA dari desa Namara & Maijuring. Festival ini digagas oleh 2 orang vikaris dari Namara & Maijuring Yakni: Eko Saputera Poceratu & Jeisin Michele, yang kemudian mengajak Rumah Sastra Arafura untuk berkolaborasi dalam mensukseskan festival selama 4 hari di desa Namara (14-17 Maret 2024). 

Karya

ANTOLOGI PUISI & CERPEN
“KELUARGA RUJAK”

“PAYUNG ARU”
FILM PENDEK TENTANG BUDAYA LIA-LIAR

Galeri Komunitas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll to Top